Infinite Menus, Copyright 2006, OpenCube Inc. All Rights Reserved.
 
   
ARTIKEL
STRESS???
24 Jul 2014

Ganti Stress negative dengan yang produktif

“Aduuuhhhh….. besok harus ngantor lagi…. Kenapa hanya ada 1 hari Sabtu dan 1 hari Minggu saja ya dalam seminggu?”

Pikiran semacam ini mungkin pernah merasuki kepala kita sepanjang masa kita meniti karir. Pertanyaan tersebut dapat muncul ketika kita merasa tidak nyaman dengan pekerjaan atau lingkungan kerja yang kita hadapi. Hal ini mungkin juga menjadi pertanda bahwa kita sedang mengalami stress pekerjaan. Kita tidak ingin hal ini terjadi pada diri kita. Tetapi kalau ini terjadi, apa yang harus kita lakukan?

Stres secara umum diterjemahkan sebagai suatu kondisi atau perasaan yang dialami ketika seseorang melihat bahwa tuntutan kepada dirinya melebihi kemampuannya untuk memenuhi tuntutan tersebut. Singkatnya, stress terjadi ketika kita piker kita merasa terancam atau kehilangan kendali atas situasi yang kita hadapi.

Walter Cannon menganalogikan kemampuan seseorang dalam menghadapi stress melalui cerita seorang pemburu yang sedang mencari kijang buruan ditengah hutan lebat, yang secara tiba2 berhadapan dengan seekor singa kelaparan. Ada 2 reaksi yang diperlihatkan seseorang ketika menghadapi ancaman, yaitu Fight atau FIight. Kedua jenis reaksi ini muncul akibat timbulnya hormon adrenalin yang memicu detak jantung dan tekanan darah, serta mengirim oksigen dan gula darah kepada otot-otot yang membutuhkan. Hal ini meningkatkan kemampuan kita untuk bertahan menghadapi ancaman. Dengan seketika hormonnya memicu untuk memilih reaksi melakukan perlawanan atau melarikan diri.

Reaksi Fight atau Flight ini muncul ketika seseorang masih melihat adanya harapan untuk “survive” mengatasi ancaman. Yang memiliki pertahanan diri lebih baik akan melakukan Fight (perlawanan), dan yang memiliki pertahanan diri yang lebih lemah akan memilih Flight.

Namun ada pendapat lain yang mengatakan, bahwa selain kedua reaksi diatas, ada kalanya kita justru Freeze ketika menghadapi ancaman. Ini terjadi ketika kita tidak melihat lagi adanya harapan untuk keluar dari situasi tersebut. Pada kasus sipemburu, dia tidak melihat ada jalan keluar lain, sehingga memilih untuk berdiri mematung sambil mengkaji situasi untuk meloloskan diri.

Dengan melihat cerita diatas, kita bias menggunakan ketiga reaksi dalam menghadapi ancaman tersebut untuk menghadapi stress dalam kehidupan kerja kita, dengan cara mengelola ketiga reaksi itu dengan baik.

Untuk itu, kita perlu mengenali lebih dahulu sumber-sumber penyebab stress dalam kehidupan kerja, diantaranya :
  • Beban kerja lebih besar dari kemampuan
  • Kapasitas diri lebih besar dari beban kerja
  • Ketidak-jelasan tugas & tanggung jawab
  • Masalah yang muncul dalam hubungan dengan atasan, rekan kerja maupun bawahan
  • Tidak ada/kurangnya penghargaan atau pengakuan atas pencapaian hasil kerja
  • Kurangnya kepastian akan jaminan atas kelanggengan kerja ke depan (job security)
  • Tidak memiliki kendali atas tugasnya
  • Tuntutan komitmen kerja yang prioritasnya diatas kewajiban individu
  • Terjadinya pelecehan baik secara ras, seksual maupun jender
Dengan mengenali sumber penyebab stress diatas, kita dapat memilih reaksi apa yang akan kita gunakan untuk menghadapi stress tersebut. Tentunya disesuaikan dengan kemampuan kita, dan juga bias dengan mengubah cara pandang kita terhadap si sumber stress tersebut.

Tidak semua orang menyadari bahwa stress adalah bagian penting dalam pekerjaan. Banyak factor penyebab stress dalam pekerjaan yang bisa memberikan efek bagi kinerja kita. Tanpa adanya stress dalam pekerjaan, mungkin kita tidak menjadi produktif. Ketika atasan memberikan tenggat pekerjaan yang telah disepakati atasan dan bawahan, adanya perasaan stress akan membantu kita menjadi lebih efisien ketika menyelesaikan tugas tersebut.

Hans Selye, orang pertama yang melakukan riset tentang stress mengatakan, bahwa stress tidak selalu membawa dampak yang negatif. Setiap orang akan menghadapi dengan cara dan penerimaan yang berbeda, tergantung pada bagaimana kita melihat dan menerimanya. Jumlah stress yang tepat untuk seseorang mungkin akan berlebihan bagi yang lainnya. Juga, stres yang membangkitkan semangat akan membantu kesuksesan kita, sementara stress yang menimbulkan adanya perasaan dihina atau direndahkan akan menghasilkan kegagalan.

Untuk tahu apakah saat ini Anda sedang mengalami stress pekerjaan atau tidak, dan bila ya, seberapa besar stress Anda tersebut, mari kita bermain-main sedikit dengan menjawab pertanyaan2 pada Quiz dibawah ini, dan memilih jawaban yang tersedia di kolom bagian kanan sesuai dengan apa yang Anda rasakan dan alami saat ini.
NO PERTANYAAN REAKSI ANDA
Sangat Setuju Agak Setuju Agak Tidak Setuju Tidak Setuju
1. Tempat kerja saya aman, menyenangkan, dan bebas dari gangguan yang tidak perlu        
2. Saya memiliki beban kerja yang dapat saya kendalikan dengan baik        
3. Saya jarang harus bekerja lembur, kecuali bila saya menginginkannya        
4. Saya selalu biass menghadiri setiap acara keluarga atau pribadi ditengah kesibukan kerja saya        
5. Saya biass mendapatkan pelatihan atau sumberdaya lain yang saya butuhkan agar saya sukses dalam pekerjaan        
6. Hubungan saya dengan atasan sangat baik        
7. Tuntutan tugas saya dan hasil yang diharapkan terjabarkan dengan jelas        
8. Promosi dan kenaikan gaji di perusahaan tempat saya bekerja dijalankan dengan adil        
9. Rapat di unit kerja saya selalu produktif        
10. Atasan memberi saya tenggat waktu yang wajar untuk menyelesaikan pekerjaan saya        


Beri Nilai untuk setiap Pernyataan yang Anda pilih dan kemudian jumlahkan :
  • Nilai 1 untuk jawaban Sangat Setuju
  • Nilai 2 untuk jawaban Agak Setuju
  • Nilai 3 untuk jawaban Agak Tidak Setuju
  • Nilai 4 untuk jawaban Tidak Setuju


Arti Jawaban :

10 - 15 Anda mungkin memiliki tingkat stress yang rendah dalam pekerjaan. Anda mungkin memiliki pekerjaan di perusahaan yang sangat menghargai para karyawannya.
16 - 20 Anda memiliki tingkat stress yang lebih rendah dibandingkan rekan kerja Anda, dan Anda memiliki beberapa ketrampilan untuk menghadapi stress, seperti melakukan olahraga secara teratur, atau mungkin yang perlu Anda lakukan hanyalah menyesuaikan situasi yang Anda hadapi dengan harapan dan kebutuhan Anda.
21 - 25 Anda mengalami stress dalam pekerjaan sedikit diatas rata2 rekan yang lain, dan Anda mungkin akan mencoba untuk mencari keseimbangan antara tingkat tanggung jawab dan tingkat pengendalian pekerjaan.
26 - 30 Anda mengalami stress kerja diatas rata2 tetapi masih dapat Anda tangani. Bila ada hal-hal tertentu dalam pekerjaan yang sangat Anda cintai, maka mungkin akan cukup patut bila Anda menangani stress ini dengan cara meningkatkan kemampuan Anda mengatasi stress dengan cara melakukan olah raga teratur, meditasi atau yoga, atau aktivitas lain yang membuat Anda santai seperti pijat, mandi air hangat, atau mendengarkan musik yang menenangkan. Namun bila tidak ada hal yang Anda cintai dari pekerjaan Anda ini, apakah ini saatnya untuk mulai memikirkan karir lain?
30 - 35 Lebih baik segera sebarkan CV Anda, kecuali bila Anda memang sangat mencintai pekerjaan Anda saat ini.
36 - 40 Jangan banyak piker lagi. Segera cari karir lain!


Nah….. dengan mampu mengenali sumber stress dalam pekerjaan Anda, dan juga mengenali kondisi stress yang Anda alami saat ini, semoga Anda dapat mengubah Stress yang negative menjadi yang produktif. Dan semoga pernyataan anda setiap kali membayangkan lingkungan kerja dan pekerjaan Anda adalah :

"Wah... kok cepat sekali ya waktu ini berlari... seandainya...
1 hari bias lebih dari 24 jam, dan seminggu bias lebih dari 7 hari..."


Semoga Sukses Mengatasi Stress, baik dengan menggunakan
FIGHT, FLIGHT atau FREEZE...
 
 
GLI Consultant, 2012-2014 developed by AR Multimedia, 2014